Sukses Dovia Sold Out, Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Livia di Grand Wisata Bekasi

oleh -359 Dilihat
Sinar Mas Land meluncurkan Klaster Livia di Grand Wisata Bekasi setelah Dovia sold out dengan waktu singkat.

BANTENNOW.COM, BEKASI – Pasar properti nasional pada 2026 masih menunjukkan tren positif dan menjadi momentum bagi masyarakat untuk memiliki hunian, khususnya di segmen premium. Berdasarkan survei Rumah123 pada Juli 2026, harga rumah nasional tumbuh sekitar 1,1 persen secara tahunan (year-on-year). Kondisi tersebut mencerminkan pasar properti yang relatif sehat dengan pertumbuhan harga yang terkendali.

Di tengah tren tersebut, Grand Wisata Bekasi terus menunjukkan prospek sebagai salah satu kawasan hunian favorit di koridor timur Jabodetabek.

Sejalan dengan perkembangan pasar, Grand Wisata Bekasi terus memperkuat posisinya sebagai kota mandiri dengan kawasan hunian dan investasi yang prospektif. Untuk menjawab tingginya antusiasme pasar sekaligus melanjutkan keberhasilan Klaster Dovia di kawasan Ladoria yang terjual habis (sold out) dalam waktu singkat, Sinar Mas Land kembali meluncurkan klaster residensial terbaru, Livia.

Klaster Livia dihadirkan sebagai pilihan hunian bagi masyarakat yang menginginkan kualitas hidup di kawasan kota mandiri dengan lingkungan yang terus berkembang.

CEO Residential National Sinar Mas Land, Prasetijo Tanumihardja, mengatakan antusiasme pasar terhadap produk residensial yang dihadirkan di Grand Wisata Bekasi menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap nilai sebuah township yang berkembang secara berkelanjutan.

“Antusiasme pasar terhadap setiap produk residensial yang kami hadirkan di Grand Wisata Bekasi menjadi bukti bahwa masyarakat semakin percaya pada nilai sebuah township yang berkembang secara berkelanjutan. Keberhasilan klaster sebelumnya yang terjual habis dalam waktu singkat mendorong kami untuk kembali menghadirkan Klaster Livia sebagai hunian modern yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern akan ruang tinggal yang nyaman, berkualitas, dan bernilai investasi,” ujarnya.

Menurutnya, Klaster Livia dibangun sebanyak 146 unit dengan kisaran harga Rp2 miliar hingga Rp3 miliar. Dengan dukungan lokasi strategis, konektivitas yang terus berkembang, serta ekosistem kota mandiri yang lengkap, Livia diharapkan semakin memperkuat posisi Grand Wisata Bekasi sebagai salah satu destinasi hunian prospektif di koridor timur Jabodetabek.

Mengusung gaya arsitektur Mediterania dengan sentuhan natural dan modern, Klaster Livia berdiri di atas lahan seluas 3,2 hektare dan menawarkan tiga tipe hunian.

Tipe Livia 7 memiliki luas tanah 84 meter persegi dengan luas bangunan 97 meter persegi. Sementara Tipe Livia 8 memiliki luas tanah mulai 96 meter persegi dengan luas bangunan hingga 136 meter persegi. Adapun Tipe Livia 9 memiliki luas tanah 153 meter persegi dan luas bangunan 160 meter persegi.

Setiap unit dilengkapi tiga hingga empat kamar tidur plus satu kamar tambahan, serta carport berkapasitas hingga tiga mobil. Fasilitas tersebut dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan keluarga modern yang mengutamakan kenyamanan dan fungsionalitas.

Dari sisi fasilitas, Grand Wisata Bekasi dilengkapi berbagai sarana penunjang, di antaranya Mal Living World, Sport Club, Go Wet! Waterpark, Pasar Modern, serta berbagai area komersial.

Selain itu, sejumlah fasilitas baru juga akan hadir, seperti Farmtopia by Dairyland dari Cimory Group dan The Quantis Club yang merupakan sport club baru berstandar tinggi untuk melengkapi kebutuhan gaya hidup penghuni.

Untuk fasilitas pendidikan, penghuni Grand Wisata Bekasi memiliki akses ke sejumlah institusi pendidikan, seperti Sekolah Al-Azhar, Sekolah IPEKA, dan Notre Dame. Sekolah Al Wildan Islamic School juga akan segera hadir di kawasan tersebut.

Sementara itu, fasilitas kesehatan di sekitar kawasan turut didukung sejumlah rumah sakit, seperti Mitra Keluarga, Hermina, dan Eka Hospital.

Dari sisi aksesibilitas, Klaster Livia berada di sisi barat Grand Wisata Bekasi dan dekat dengan akses Tol JORR 2 melalui Gerbang Tol Setu Utara. Kawasan ini juga dapat diakses melalui Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol Tambun.

Grand Wisata Bekasi turut berada di kawasan yang dilalui sejumlah proyek infrastruktur strategis, termasuk Tol Becakayu, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, LRT Jabodebek, serta rencana jalur MRT Cikarang-Balaraja.

Pengembangan infrastruktur tersebut diharapkan semakin meningkatkan konektivitas Bekasi dengan Jakarta dan wilayah sekitarnya, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat serta meningkatkan prospek investasi properti di kawasan Grand Wisata Bekasi. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.