Mufti Ali menambahkan, testimoni (kesaksian) para ahli waris dari KH Mas Abdurrahman juga sangat penting untuk menguatkan usulan Pahlawan Nasional bagi salah satu pendiri Mathla’ul Anwar tersebut.
“Dengan kerendahan hati, saya siap membantu meng’goal’kan usulan agar KH Mas Abdurrahman mendapatkan penghargaan Pahlawan Nasional,” kata akademisi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten tersebut.
Sebelumnya, sejarawan yang telah menempuh pendidikan master dan doktor di Universitas Leiden Belanda itu, juga telah membantu menjadikan pendiri Al-Khairiyah Citangkil Cilegon yang juga pejuang kemerdekaan Brigjen KH Syam’un sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2018 kemarin.
Ia juga tengah membantu usulan Pahlawan Nasional bagi KH Tb Ahmad Khatib Ibnu Wasi Al Bantani yang merupakan residen pertama di Banten serta selaku Kiayi yang memimpin pergerakan perlawanan terhadap Belanda di Banten.
Tokoh lainnya yang sedang diupayakannya menjadi Pahlawan Nasional adalah Raden Aria Wangsakara, penyebar agama Islam dari Tangerang Banten yang banyak jasanya dalam perjuangan melawan penjajah Belanda. (bn)





