Dia menjelaskan, kepada anak-anak yatim itu diberikan enam dasar literasi, yakni literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi budaya dan kewargaan. “Kami juga mengajarkan literasi sosial,” terangnya.
Baca Juga: Meutia Kholilah Gufron, Anak Pondok Pesantren yang Jago Melukis
Diakuinya pembinaan literasi pada anak-anak yatim itu memang masih terus berproses. Sementara ini yang sudah berjalan misalnya literasi baca tulis agar mereka mendapatkan banyak wawasan dan ilmu pengetahuan dari TBM.
“Di TBM kami, selain mengajarkan enam dasar literasi, juga diajarkan akhlak. Bagi kami itu yang utama. Kami berharap mereka kelak menjadi insan-insan yang mulia yang sehari-harinya penuh dengan karya dan karya yang positif,” paparnya. (bud)





