Satpol PP Kabupaten Tangerang Tutup Sementara Akses Pasar Kutabumi untuk Revitalisasi

oleh -117 Dilihat
oleh
Pasar Kutabumi
Satpol PP Kabupaten Tangerang menutup sementara akses ke Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, untuk memulai proses revitalisasi, Rabu (6/12/2023).

BANTENNOW.COM — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang telah melakukan penutupan sementara akses masuk ke Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/12/2023).

Tindakan penutupan ini dilakukan setelah koordinasi antara Satpol PP, PD Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR), TNI-Polri, camat, dan perangkat desa setempat. Langkah ini bertujuan untuk mendukung proses revitalisasi Pasar Kutabumi.

Pemagaran pintu akses masuk ke area pasar ditandai dengan pembacaan surat perintah Pj Bupati nomor 800/5390-SPPP Tahun 2023, yang mengamanahkan penertiban dan pembongkaran kios, los, grosir, dan bangunan liar.

Kepala Satpol PP H. Agus Suryana menjelaskan bahwa pemagaran pintu masuk pasar dilakukan melalui beberapa tahap, termasuk pemberian surat teguran satu hingga tiga dan surat peringatan satu hingga tiga kepada para pedagang. Mereka diminta untuk segera mengosongkan pasar guna mendukung program revitalisasi yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Kami memasang pagar di lima dari tujuh akses pintu masuk area Pasar Kutabumi. Dua akses yang tersisa diperuntukkan bagi pedagang untuk mengeluarkan sisa barang dagangan mereka,” ujar Agus.

Selain menutup lima pintu akses, Satpol PP juga memasang Pol PP Line, dan PLN melakukan pemutusan aliran listrik untuk mencegah aktivitas jual beli di pasar. Agus menekankan bahwa tindakan ini sesuai dengan perintah Pj Bupati Tangerang.

“Kegiatan yang dilakukan hari ini merupakan perintah Pj Bupati Tangerang. Di mana proses yang dilakukan merupakan tahapan yang sesuai dengan prosedur untuk melakukan revitalisasi,” ujarnya.

Sebanyak 500 personil gabungan Satpol PP, TNI-Polri turut serta dalam pengamanan proses penertiban tersebut. Agus menyatakan apresiasi terhadap kerjasama para pedagang, yang berjalan dengan kondusif.

“Ada 200 personil Satpol PP, 200 anggota kepolisian, 100 anggota TNI serta petugas Kecamatan Pasar Kemis dan Kelurahan Kutabumi. Semuanya ikut membantu dalam menertibkan pasar dan Alhamdulillah para pedagang pun bisa koperatif serta kegiatan hari ini berlangsung dengan kondusif,” tambah Agus.

Agus berharap pedagang yang masih berada di Pasar Kutabumi segera memindahkan barang dagangan mereka ke Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dia juga mengimbau pedagang untuk tidak lagi melakukan kegiatan jual beli di pasar tersebut, mengingat ketersediaan fasilitas TPPS untuk sementara.

“Kami imbau kepada seluruh pedagang yang masih berada di Pasar Kutabumi agar tidak lagi melakukan kegiatan jualan beli di pasar tersebut. Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan fasilitas TPPS untuk kegiatan jualan beli sementara,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar NKR Kabupaten Tangerang, Finny Widyawati menambahkan bahwa setelah proses penutupan dan pemutusan aliran listrik, pihaknya akan maksimalkan proses pemindahan pedagang ke TPPS.

“Kurang lebih masih ada 60 pedagang yang masih bertahan di pasar. Rencananya, malam ini (6/12) para pedagang akan mulai berpindah secara bertahap. Tentu kami masih sangat terbuka bagi para pedagang yang ingin memverifikasi, silahkan tinggal datang ke pemasaran untuk pendataan saja,” ujar Finny.

Dia menegaskan ketersediaan fasilitas TPPS sebagai media skrining pedagang yang akan mengisi Pasar Kutabumi setelah direvitalisasi. Finny juga mengimbau agar tidak ada penghadangan terhadap pedagang yang hendak berpindah ke TPPS, dengan harapan agar seluruh proses berjalan lancar.

“Kami berharap, jangan sampai ada lagi penghadangan atau pelarangan, para pedagang yang hendak berpindah ke TPPS. Kasian mereka yang berniat berdagang. Kami berharap, semua berjalan dengan lancar, ” harapnya. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.