Sementara, untuk puluhan pil tersebut disimpan dalam plastik hitam yang terbungkus rapih layaknya dompet. “Beruntung petugas kita teliti dan selanjutnya, mereka kami amankan untuk proses pemeriksaan. Kami pun telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” ungkapnya.
Dedi menegaskan pihaknya akan terus memaksimalkan pengamanan dan pemeriksaan di dalam Rutan Klas 1 Tangerang. Hal itu demi mencegah peredaran narkoba di dalam rutan.
“Kasus ini terungkap berkat kejelian petugas kami yang memeriksa pengunjung Rutan. Karena narkoba dibawa dari luar Rutan,” tandasnya. (bud)






