BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Meningkatnya intensitas hujan di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang dalam beberapa hari terakhir berdampak positif terhadap ketersediaan air baku. Kondisi tersebut membuat produksi air bersih Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (Perumdam TKR) Kabupaten Tangerang berangsur kembali normal.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pelayanan pengolahan dan distribusi air bersih di wilayah Teluknaga, khususnya kawasan Kebon Cau, hingga kini berjalan lancar tanpa kendala.
Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Sapar, memastikan pasokan air bersih kepada pelanggan dalam kondisi aman.
“Pasokan air kepada pelanggan berjalan aman dan lancar,” kata Sofyan, Minggu (1/11/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal Oktober, hujan mulai turun secara merata di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang. Kondisi tersebut turut meningkatkan debit Sungai Cisadane yang menjadi salah satu sumber utama air baku Perumdam TKR.
Bacaan Lainnya:
Meningkatnya debit air baku tersebut memungkinkan proses pengolahan berjalan normal sehingga produksi dan distribusi air bersih dapat berlangsung sebagaimana mestinya.
Kelancaran pelayanan juga didukung operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bojong Renged yang lokasinya relatif dekat dengan kawasan Kebon Cau.
Berdasarkan hasil pemantauan petugas teknik, proses pengolahan air dan aliran distribusi di IPA Bojong Renged saat ini berada dalam kondisi normal.
“Kami terus melakukan pemantauan intensif untuk menjaga kontinuitas pelayanan,” ujarnya.
Sofyan menegaskan, peningkatan debit Sungai Cisadane seiring turunnya hujan secara merata turut mendukung kelancaran produksi air di IPA Bojong Renged. Dengan demikian, kebutuhan air bersih pelanggan di wilayah Teluknaga, khususnya Kebon Cau, dapat terpenuhi.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan air bersih. Perumdam TKR memastikan petugas tetap siaga selama 24 jam untuk memantau proses pengolahan hingga distribusi air kepada pelanggan.
Sofyan berharap, memasuki musim hujan, ketersediaan sumber air baku tetap terjaga sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berlangsung aman, lancar, dan berkelanjutan.(ssp)







