Salah satu peserta, Kinara Gina, mengaku bangga bisa kembali tampil di Porseni untuk kedua kalinya.
“Berkat dukungan orang tua, saya bisa terus mengasah bakat menyanyi saya yang sudah saya tekuni sejak kecil,” ujarnya.
“Saya berharap Porseni bisa semakin maju dan mengundang lebih banyak partisipasi,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Disdik Kota Tangerang, Dwiana Langlang Nugraha, yang menekankan bahwa Porseni bukan hanya ajang pencarian bakat.
Bacaan Lainnya:
“Kami berharap ajang ini tidak hanya dijadikan sebagai ajang persaingan dan pencarian bakat, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi,” katanya.
Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran Seni Budaya Kota Tangerang, Beni Ahmad, turut mengapresiasi peningkatan kualitas Porseni tahun ini. Ia menyoroti relevansi tema lomba yang kuat dengan pelestarian budaya lokal.
“Tema dan jenis lomba tahun ini sangat fokus pada seni budaya daerah, khususnya berbalas pantun dan vokal grup untuk jenjang SMP,” ujarnya.





