BANTENNOW.COM, TANGERANG – Sebanyak 2.029 pesilat cilik dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan ajang Silat Benteng Cisadane Championship (SBCC) Kids Ke-2 yang digelar di Mall Bale Kota Tangerang, Jumat hingga Minggu.
Kejuaraan pencak silat tingkat nasional khusus usia dini tersebut diikuti peserta dari jenjang TK, SD, hingga SMP yang tergabung dalam 130 kontingen. Mereka berkompetisi untuk memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Tangerang.
Ketua Pelaksana SBCC Kids Ke-2 sekaligus Wakil Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang, Tommy Sugiyanto, mengatakan kejuaraan tahun ini berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan orang tua.
Menurutnya, SBCC Kids menjadi wadah pembinaan bagi pesilat usia dini untuk mulai mengembangkan kemampuan dan merintis prestasi di bidang pencak silat.
Bacaan Lainnya:
“SBCC Kids ini memang sangat unik. Pesertanya anak-anak semua yang baru belajar meniti prestasi untuk masa depan mereka. Anak-anaknya senang, orang tua antusias, jalannya acara juga sangat meriah,” kata Tommy saat ditemui di lokasi acara.
Ia menambahkan, IPSI Kota Tangerang berharap kejuaraan yang mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Tangerang dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang tersebut dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi.
“Harapan besar kami, pesilat cilik yang ikut hari ini kelak bisa berkembang jadi generasi berprestasi. Tidak cuma mengharumkan nama daerah, tapi juga membawa nama Indonesia di ajang internasional,” ujarnya.
Antusiasme juga terlihat dari para peserta yang berhasil meraih prestasi. Salah satunya Yasyril Saputra, pesilat asal Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, yang berhasil meraih trofi pada kategori Solo Kreatif.
Bacaan Lainnya:
Yasyril mengaku senang sekaligus terkejut ketika namanya diumumkan sebagai juara. Ia juga mengaku menikmati suasana kompetisi yang berlangsung meriah.
“Senang banget, kaget juga pas dipanggil jadi juara. Beneran enggak nyangka. Acaranya seru dan ramai banget,” kata Yasyril.
Kebahagiaan serupa dirasakan Pisca Devina, pesilat asal Tangerang yang berlaga di kategori Tanding. Setelah menjalani latihan selama berbulan-bulan, Pisca berhasil membawa pulang medali emas.
Ia mengaku pertandingan di gelanggang menjadi pengalaman paling berkesan selama mengikuti kejuaraan tersebut.
“Senang pastinya. Latihannya kan udah berbulan-bulan. Yang paling seru pas lagi di atas gelanggang, kemarin sempat ngalahin tiga peserta,” tutur Pisca.
Bacaan Lainnya:
Pisca juga memberikan semangat kepada peserta lain yang belum berhasil meraih medali agar tetap berlatih dan tidak menyerah dalam mengejar prestasi.
“Acaranya keren. Buat yang belum beruntung atau gugur, tetap semangat, terus berusaha dan jangan putus asa,” pungkasnya.
Melalui SBCC Kids Ke-2, diharapkan semakin banyak pesilat muda yang mendapatkan pengalaman bertanding, mengembangkan kemampuan, serta menumbuhkan semangat sportivitas sejak dini.(afa)





