Sinar Mas Land Raih Dua Penghargaan Platinum ICA dan ISDA 2026

oleh -23 Dilihat
Ir. Tuti Hendrawati Mintarsih, MPPPM., IPU (Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun, KLHK tahun 2015-2017), Dr. Suwandi, S.H., M.B.A. (Ketua Komite Ahli CSR CFCD), Adhityo Galih Priyambodo (VP of Corporate Social Responsibility Sinar Mas Land), Eni Widiyanti, S.E., M.P.P., M.S.E. (Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Ekonomi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia) dan Dra. Neny Yusreini Sabrie, M.M (Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan Kemitraan dengan Perguruan Tinggi CFCD) dalam acara seremoni penghargaan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026 untuk program SML UMKM Centre yang diselenggarakan oleh Corporate Forum for CSR Development (CFCD) pada 29 September 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta.

BANTENNOW.COM, JAKARTA – Sinar Mas Land kembali meraih prestasi di bidang tanggung jawab sosial dan keberlanjutan dengan memboyong dua penghargaan Platinum dalam ajang Indonesian CSR Awards (ICA) 2026 dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026 yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD).

Dua penghargaan tersebut diraih melalui program unggulan perusahaan, yakni SELARAS Ecosystem pada ajang ICA 2026 dan SML UMKM Centre pada ajang ISDA 2026. Penghargaan diterima oleh Vice President of Corporate Social Responsibility Sinar Mas Land, Adhityo Galih Priyambodo, dalam acara penganugerahan di Hotel Bidakara, Jakarta, pada 29 September 2026.

Mengusung tema “Responsible Business in Supporting Asta Cita”, ajang ICA dan ISDA 2026 sekaligus menjadi bagian dari peringatan 24 tahun perjalanan CFCD dalam mendorong praktik tanggung jawab sosial dan keberlanjutan di Indonesia.

Pada ajang ICA 2026, Sinar Mas Land meraih penghargaan Platinum melalui program SELARAS Ecosystem dalam kategori Pilar 4B: Penggunaan Sumber Daya Berkelanjutan. Sementara itu, pada ISDA 2026, penghargaan Platinum diraih melalui program SML UMKM Centre dalam kategori SDGs No. 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Pencapaian tersebut menambah catatan prestasi Sinar Mas Land di bidang tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi 36 penghargaan dalam tiga tahun terakhir.

Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Pencapaian ini menjadi apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam menghadirkan inisiatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Kami meyakini bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari pelaksanaannya, tetapi juga dari perubahan yang dihasilkan, peningkatan kapasitas masyarakat, serta manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Menurut Dony, pencapaian tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui program Kontribusi Membangun Negeri, yang mencakup berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui SELARAS Ecosystem dan SML UMKM Centre, Sinar Mas Land terus mendorong kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

SELARAS Ecosystem Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

SELARAS Ecosystem atau Sentra Edukasi Kelola Lingkungan Bersih dan Asri merupakan inisiatif Sinar Mas Land yang berfokus pada pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat dengan pendekatan ekonomi sirkular.

Berlokasi di Kampung Cicayur, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, program ini mulai beroperasi pada 26 September 2024 melalui kolaborasi antara Sinar Mas Land, Bank Sampah Induk Kabupaten Tangerang, dan Yayasan Bumi Pertiwi Asri.

SELARAS Ecosystem mengintegrasikan sejumlah inisiatif, di antaranya Bank Sampah SELARAS, Rumah Pupuk, Plastic to Food, Plastic to Book, dan Waste Management School.

Hingga 2026, program tersebut telah mengumpulkan lebih dari delapan ton sampah plastik melalui partisipasi lebih dari 3.700 warga. Sebagian sampah plastik kemudian diolah menggunakan teknologi pirolisis menjadi bahan bakar, sedangkan material lainnya dimanfaatkan menjadi bijih plastik untuk campuran aspal.

Melalui pendekatan tersebut, pengelolaan sampah tidak hanya diarahkan untuk mengurangi limbah, tetapi juga menjadi sarana edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan penciptaan nilai ekonomi.

SML UMKM Centre Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha

Selain berfokus pada pengelolaan lingkungan, Sinar Mas Land juga mengembangkan program pemberdayaan ekonomi melalui SML UMKM Centre.

Program ini menjadi pusat pelatihan, pembinaan, konsultasi, pemasaran, dan pengembangan kapasitas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berbagai fasilitas dan kegiatan disediakan untuk mendukung pengembangan usaha, mulai dari pelatihan, Klinik UMKM, Galeri UMKM, pemasaran digital, pameran, hingga promosi dan pemasaran produk UMKM binaan.

Sejak 2021, program tersebut telah membina ratusan pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Upaya pemberdayaan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan, termasuk Festival UMKM, pelatihan pemanfaatan teknologi, digitalisasi transaksi, serta perluasan akses pemasaran bagi pelaku usaha.

Ke depan, Sinar Mas Land berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas manfaat program. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.