“Dalam hal ini, sudah diinstruksikan seluruh OPD untuk memberikan dukungan melalui penyesuaian waktu pelaksanaan tugas kedinasan,” ujar Ruta.
“Agar ASN dapat menjalankan peran tersebut tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” sambungnya.
Selain mengantar anak ke sekolah, para ayah juga didorong memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog dengan guru mengenai perkembangan akademik, karakter, hingga potensi anak.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendukung proses pendidikan.
Bacaan Lainnya:
Pemkot Tangerang menegaskan bahwa Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun budaya pengasuhan yang lebih kolaboratif antara ayah dan ibu.
“Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, Pemkot Tangerang berharap budaya keterlibatan ayah dalam pengasuhan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial,” kata Ruta.
“Tetapi dapat terus tumbuh menjadi kebiasaan positif di lingkungan keluarga,” pungkasnya. (afa)






