Kemarin, lanjutnya, siswa dan siswi telah melakukan proses uji mobil bertenaga listrik, melalui miniatur perumahan dan gedung di lingkungan SMKN 4 Kota Serang.
“Kemarin kita sudah uji coba, dan teryata mobil tersebut memakai sensor. Jadi apabila ada orang maupun hendak menabrak, mobil tersebut akan berhenti dengan sendirinya,” katanya.
Yadi menambahkan, pembuatan mobil bertenaga listrik itupun, dirinnya bersama siswa dan siswi di SMKN 4 Kota Serang melakukan pengajaran kepada para siswa SMPN. Setelah di bimbing para siswa SMPN, diadakanlah perlombaan berbentuk variasi mobil terbaik.
“Pemenangnya adalah SMPN 1 Ciruas, dan juara kedua SMPN 1 Petir, dengan di susul juara 3 dari MTS Ar-Rahman,” tandasnya.
Diketahui, saat ini SMKN 4 Kota Serang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba pembuatan mobil di Jakarta pada bulan Desember 2019. Bahkan, para siswa dan siswi tengah mengejar target pembuatan mobil bertenaga listrik yang bisa di pakai sehari-hari hingga 2020. (bn)







