Dijelaskannya, pasien Covid-19 terbaru ada di keluarga. Pemkab khawatir keluarga dengan indikasi Orang Tanpa Gejala itu menularkan terhadap lingkungan keluarga sekitarnya.
“Rumah Singgah Griya Anabatic akan dibuka sampai Desember, Ini sesuai arahan Pak Bupati agar Anabatic segera dibuka, maksimal Senin depan harus sudah dibuka untuk pasien OTG,” katanya.
Baca Juga: Peliharalah Kucing, Anda Pasti Bahagia
Dr. Desiriana Dinardiyanti, Kadis Kesehatan Kabupaten Tangerang, mengatakan konsep rumah singgah saat ini hanya
merawat pasien OTG. Pasien OTG mencapai 80 persen dibandingkan pasien dengan kasus dengan gejala berat,” ujarnya.
Baca Juga: Jantung Anda Ingin Sehat, Yuk Gowes Sepeda
“Ada 25 rumah sakit dengan total 323 tempat tidur per tanggal 2 September. Namun hanya ada 30 tempat tidur yang kosong, sehingga Bupati menginstruksikan membuka kembali Anabatic,” imbuhnya.
Sebelumnya Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar secara resmi menutup rumah singgah bagi pasien Covid-19, pada tanggal 17 Juli 2020. (bud)





