ORARI Lokal Kota Tangerang Gelar Cisadane Contest 2026

oleh -345 Dilihat
Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kota Tangerang lakukan Komunikasi dengan peserta Cisadane Contest melalui perangkat radio amatir dua arah (QSO) melalui gelombang radio (frekuensi HF, VHF, UHF), Minggu, (15/02/26). (Poto: Dinas Kominfo Kota Tangerang).

BANTENNOW.COM, TANGERANG – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, radio amatir tetap menunjukkan relevansinya dan terus beradaptasi dengan kemajuan zaman. Bahkan dalam situasi kebencanaan, radio amatir menjadi alternatif komunikasi yang krusial ketika jaringan telekomunikasi konvensional mengalami gangguan.

Memasuki usia ke-5 tahun, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kota Tangerang terus menunjukkan eksistensinya. Salah satunya melalui penyelenggaraan Cisadane Contest dalam rangka memperingati HUT ke-33 Kota Tangerang sekaligus HUT ke-5 ORARI Lokal Kota Tangerang, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang digelar sebagai ajang promosi daerah sekaligus sarana edukasi ini menghubungkan operator radio dari seluruh Indonesia hingga mancanegara melalui tiga kategori band plan, yakni 10 meter (28 MHz), 40 meter (7 MHz), dan 80 meter (3,8 MHz).

Manager Cisadane Contest 2026, Johansyah, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sarana memperkenalkan Kota Tangerang ke khalayak yang lebih luas.

“Cisadane Contest ini kami selenggarakan untuk mempromosikan wilayah Kota Tangerang yang sedang berulang tahun. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anggota-anggota pemula untuk menjalin komunikasi dengan rekan-rekan ORARI, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Ia menambahkan, antusiasme peserta setiap tahunnya terbilang merata dari berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan pada penyelenggaraan sebelumnya, partisipasi juga datang dari sejumlah negara seperti Malaysia, Amerika Serikat, dan Filipina.

“Antusiasme peserta hampir merata se-Indonesia, mencakup seluruh jangkauan frekuensi radio, bahkan hingga luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa hobi radio amatir masih terus berkembang dan memiliki jaringan komunikasi global yang aktif,” jelasnya.

Johansyah berharap, melalui Cisadane Contest 2026 dan Special Event Station yang akan digelar pada 28 Februari mendatang, Kota Tangerang semakin dikenal hingga mancanegara.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami berharap Kota Tangerang semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” tutupnya.(afa)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.