“Untuk metodenya, akan dilakukan secara non tunai. Jam operasionalnya Si Benteng mulai 05:00 hingga 20:00 setiap harinya,” tambahnya.
Ia pun mengaku, Dishub sudah melakukan pengecekan ulang terkait mesin, interior untuk kelayakan jalan Si Benteng. Kata Wahyudi, semua mesin berfungsi normal, interior sangat layak dan bagus, tinggal interior luar yang harus dicuci atau di lap.
Baca Juga: Penyelamat Bahasa Sunda Tangerang
“Semua dipastikan layak jalan, kinclong dan siap melayani masyarakat Kota Tangerang. Fasilitas AC juga nyala dan siap memanjakan setiap penumpangnya. Si Benteng siap mengangkut 12 penumpang, tapi kondisi covid masih akan kita batasi 50 persen,” katanya.
Sementara itu, Dirut PT TNG, Edi Candra, mengungkapkan, PT TNG Pemkot Tangerang, sebagai pengelola bersama pemenang tender, harus melalui berbagai proses yang harus dipenuhi guna menghadirkan angkot perkotaan dengan fasilitas terbaik.
Mulai dari, proses pengadaan barang, penerbitan Perda melalui Provinsi Banten.





