BANTENNOW.COM,TIGARAKSA – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, monitoring dan pemantauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kabupaten Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut Zaki mengunjungi Puskesmas Kelapa Dua dan Puskesmas Curug untuk melihat langsung proses penyuntikan vaksin Covid-19 kepada para tenaga kesehatan, Senin (25/1/21).
Zaki mengatakan, hari ini dimulainya vaksinasi untuk tenaga kesehatan di 44 Puskesmas di seluruh Kabupaten Tangerang, dan nantinya akan bertahap hingga ke seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Tangerang. Total jumlah nakes sampai selesai sekitar 11 Ribu lebih.
“Untuk saat ini dilakukan di 44 puskesmas dan Insya Allah berikutnya akan diikuti dengan tenaga kesehatan yang ada dirumah sakit,” ujarnya.
“Mudah-mudahan nanti sampai dengan Februari akhir seluruh tenaga kesehatan sudah mendapatkan haknya disuntik vaksin Covid-19,” sambungnya.
Menurutnya pemberian vaksin ini sebagai ucapan terima kasih dan juga apresiasi terhadap tenaga kesehatan. Kunjungannya sekaligus memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Tangerang.
“Untuk tenaga kesehatan yang sekarang divaksin mudah-mudahan ini memberikan keyakinan dan juga motivasi kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Tangerang bahwa vaksin ini aman dan halal. Maka dari itu masyarakat jangan ragu dan takut untuk di vaksin,” imbuhnya.
Zaki mengingatkan, bahwa pemberian vaksinasi Covid-19 bukanlah untuk menghindari pasien dari paparan Covid-19. Tetap harus melakukan disiplin 4M.
“Dengan divaksin mudah-mudahan apabila terpapar Covid-19 tidak terlalu parah,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Desiriana Dinardianti mengungkapkan, Kabupaten Tangerang menerima vaksin dari Provinsi Banten pada hari Jumat 22 Januari yang lalu. Vaksin sudah tiba di provinsi dan Dinkes Kabupaten Tangerang telah mengambilnya pada, Sabtu dan Minggu 23 dan 24 Januari.
Vaksin sudah didistribusikan ke Puskesmas. Dan Senin kita sudah memulai vaksinasi untuk para tenaga kesehatan.
“Kita menerima sebanyak sebanyak 22.200 dosis vaksin untuk 11 Ribu lebih tenaga kesehatan. Hari ini serentak mulai dilakukan di 44 Puskesmas, terangnya.
“Selanjutnya akan dilanjutkan pelaksanaan vaksin di rumah sakit, saat ini yang pertama datang dan prioritas kita berikan untuk tenaga kesehatan,” tambahnya.
Menurut Desi sampai saat ini tidak ada kendala yang berarti. Kendala teknis, hanya seperti cool box atau freezer untuk menyimpan vaksin, yang masih menjadi kendala di lapangan.
“Karena vaksin tersebut harus ditempatkan dan disimpan pada wadah yang bersuhu dingin antara 2 sampai 8 derajat celcius,” pungkasnya. (wis)





