Aksi unjuk rasa puluhan seniman itu dilakukan dengan cara mengekspresikan jiwa kesenimanan mereka. Sebut misalnya dengan menggambar, live musik akustik, dan teatrikal yang menyindir Pemkot tidak peduli kesenian dan kebudayaan, termasuk para senimannya.
Baca Juga: Komunitas Level Internasional Bakal Digusur Pemkot
Mereka mendatangi Pemkot sekitar pukul 14.00 WIB, dengan tuntutan utamanya yakni menolak rencana Pemkot menggusur Semanggi Foundation. Alasannya, Semanggi tempat aktifitas berkesenian dan sosial para seniman di Kota Tangerang.
Ketua Semanggi Center, Mukafi Solihin, dalam orasinya mengatakan Pemkot cacat kebudayaan. “Pemkot Tangerang cacat kebudayaan. Love moment,” teriak Miing dengan penuh semangat.
Asisten Daerah (Asda) 1 Kota Tangerang, Ivan Yudianto mengatakan, gedung yang ditempati Semanggi saat ini, awalnya milik Pemkab Tangerang. Namun kini sudah menjadi milik Pemkot Tangerang.





