BANTENNOW.COM, TANGERANG – Komunitas Semangat Berbagi (Semanggi) Foundation yang bakal digusur Pemkot Tangerang mengundang keprihatian masyarakat dari kalangan akademisi.
Menurut akademisi Bambang Kurniawan, Rektor STISIP Yuppentek Tangerang, Jumat (26/6/2020), sentuhan Pemerintah Kota Tangerang terhadap soal-soal kebudayan masih kurang. “Belum menyentuh pada hal-hal yang hakikat,” ungkap Bambang.
Semestinya inovasi social entrepreneurship yang dilakukan komunitas Semanggi, dan sebelumnya Anak Langit serta Rumah Tawon, harus disikapi Pemkot sebagai asset yang harus di-maintenance.
“Anak Langit itu pernah mempersembahkan Bhaksacaraka beberapa tahun lalu, sebuah penghargaan dari Pemerintah indonesia untuk kota kreatif yg bisa menumbuhhkan kreatifitas sosial,” katanya.
Demikian juga Semanggi memikiki prestasi yang luar biasa. Komunitas ini juga sudahmencapai tingkat internasional. “Orang Amerika pernah melakukan riset sosial juga,” ungkapnya.





