Bupati Tangerang Dorong Digitalisasi Transaksi hingga Desa untuk Perkuat Pelayanan Publik

oleh -292 Dilihat
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tangerang yang digelar di Aula Kecamatan Tigaraksa, Jumat (24/7/2026).

BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tangerang yang digelar di Aula Kecamatan Tigaraksa, Jumat (24/7/2026).

Dalam arahannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa transformasi digital harus dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pedesaan. Menurutnya, layanan transaksi digital perlu menjangkau hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan agar masyarakat memperoleh akses pembayaran yang mudah, aman, cepat, dan terjangkau.

“Digitalisasi harus hadir sampai ke wilayah pedesaan. Masyarakat perlu mendapatkan akses pembayaran yang mudah, aman, dan terjangkau tanpa harus selalu datang ke kantor pelayanan. Karena itu, sosialisasi dan edukasi harus diperluas hingga tingkat desa,” ujar Maesyal.

Ia menjelaskan, digitalisasi transaksi pemerintah tidak hanya sebatas mengubah sistem pembayaran dari tunai menjadi non-tunai. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bagian dari reformasi birokrasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, efisien, serta mudah diawasi.

Menurutnya, percepatan digitalisasi juga telah menjadi salah satu program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang Tahun 2025–2029.

Untuk mendukung implementasi program tersebut, Bupati meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperluas kanal pembayaran pajak dan retribusi, meningkatkan kualitas pendataan, memperkuat pengawasan dan penagihan, serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Selain itu, camat, kepala desa, lurah, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) diminta aktif menyosialisasikan layanan pembayaran digital sekaligus memperkuat infrastruktur dan literasi digital di wilayah masing-masing.

“Keberhasilan TP2DD bukan hanya menjadi tanggung jawab Bapenda. Ini merupakan tugas bersama. Seluruh perangkat daerah dan unsur kewilayahan harus memiliki komitmen yang sama untuk memperluas digitalisasi transaksi,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Banten dan Bank BJB atas dukungan dalam percepatan digitalisasi transaksi daerah.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat memperluas pemanfaatan kanal pembayaran digital, meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi, mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD), serta mendorong pembangunan Kabupaten Tangerang yang lebih merata, modern, dan berkelanjutan. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.