Sofyan berharap, aplikasi Simpel TKR benar-benar dimanfaatkan oleh pelanggan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Perumdam TKR.
Kemudian, inovasi lain yang siap diujicobakan yaitu penggunaan teknologi digital smart metering (meteran air digital). Digitalisasi ini mulai dari sistem pemakaian dan pembayaran air ( billing ) secara terintegrasi, pengiriman angka meter secara langsung (online), basis data yang terpusat, hingga manajemen pengelolaan air.
“Ke depan, digitalisasi ini sangat penting, terutama di masa pandemi ini,” katanya.
Sofyan menambahkan, dua inovasi ini juga yang menjawab kebutuhan pelanggan dan perusahaan disaat pandemi seperti saat ini. Sebab sejak April 2020, Perumdam TKR tidak melakukan pencatatan pemakaian air oleh pelanggan secara langsung, penagihan hanya dilakukan dengan menghitung rata-rata jumlah pemakaian air tiga bulan terakhir sejak April 2020.
Sejak awal, Perumdam TKR telah mengantisipasi kemungkinan terjadi kekurangan atau kelebihan pencatatan pemakaian air.







