Akibat informasi yang disampaikan, masyarakat yang belum begitu memahami PSBB, langsung berasumsi bahwa PSBB adalah Bantuan Langsung Tunai atau pemberian bansos lainnya, dari pemerintah.
Namun demikian harus diakui, dampak penyebaran virus corona, hingga akhirnya diberlakukan PSBB, sangat terasa ke masyarakat, terutama dalam bidang ekonomi. Terlebih bagi masyarakat yang tidak mempunyai penghasilan tetap.
“Perusahaan media dengan wartawannya juga terimbas, terutama yang di daerah. Namun, kita harus mengedepankan pemberitaaan, apa itu PSBB, kenapa ada PSBB, bagaimana PSBB dilaksanakan, kapan dan sampai kapan PSBB dilaksanakan. Pemberitaan seperti itu yang harus terus digencarkan. Untuk media, dengan pemerintah kan sudah ada ruang untuk kemitraan, tinggal diintensifkan saja caranya,” tandasnya.
Sementara untuk menghindari, gesekan di masyarakat terkait JPS Covid-19, menurutnya, bagikan saja bantuan ke semua KK yang ada.






