“Mudah-mudahan Bank Banten bisa menjadi bank penyalur dalam Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto,” ucap Gubernur Andra.
Melanjutkan hal tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten, M. Rachmat Rogianto, mengungkapkan bahwa kebutuhan perumahan (backlog) di Banten masih cukup tinggi.
“Saat ini backlog perumahan di Banten mencapai 174 ribu unit, dan lahan di provinsi ini juga masih luas,” ujarnya.
Bacaan Lainnya:
Data dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menunjukkan, realisasi penyaluran FLPP di Banten telah mencapai 12.924 unit dengan nilai Rp1,624 triliun. Capaian tersebut menempatkan Banten di peringkat keempat secara nasional.
Komisioner P Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan bahwa kunjungannya bersama rombongan ke Provinsi Banten bertujuan untuk mendorong serta mengecek kesiapan Bank Banten sebagai penyalur KPR.
“Kami datang untuk memastikan kesiapan Bank Banten dalam menyalurkan program pembiayaan perumahan, sekaligus memberikan asistensi agar prosesnya berjalan optimal,” jelas Komisioner Heru Pudyo Nugroho.






