“Saya mengangkat mereka sebagai anak itu bukan main-main. Semuanya saya pikirkan. Walau bagaimana pun kondisinya, mereka itu ciptaan Allah,” katanya.
Gus Dayat juga tidak hanya memilikirkan anak-anak jalanan dari kalangan pria, namun juga anak-anak jalanan dari kalangan perempuan. “Saya juga mendirikan Mujahidah Institut. Konsenstrasi ke bidang pendidikan dan kesehatan,” katanya.
Dalam Mujahidah Institut itu didatangkan beberapa ahli atau pakar di bidang kesehatan seperti dokter. “Yang ngajar saya sendiri dan temen-temen kecil saya dulu yang sudah jadi dokter. Mereka misalnya mengajar tentang reproduksi kesehatan. Yang ngajar ada juga mantan-mantan guru saya,” katanya
Di Majlis Preman juga tidak hanya berkaitan dengan pemberdayaan untuk meningkatkan potensi dan keterampilan anak-anak jalanan, namun juga diajarkan tentang agama yang paling mendasar.
“Kalau yang standar-standar seperti wudhu, sholat dan membaca Alquran itu diajarkan juga,” ungkapnya.







