Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Resmikan 110 Rumah Layak Huni untuk Nelayan Tanjung Kait

oleh -321 Dilihat
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan 110 unit rumah layak huni bagi nelayan di Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, hasil kolaborasi Pemkab Tangerang dan Habitat for Humanity Indonesia, Jumat (13/2/2026).

BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meresmikan 110 unit rumah layak huni bagi masyarakat nelayan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Habitat for Humanity Indonesia, koperasi, Komida, serta para donatur lainnya. Peresmian tersebut dilaksanakan di Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan rumah sehat dan layak huni yang kini telah ditempati para nelayan.

“Alhamdulillah hari ini, kami dari pemerintah daerah bersama Habitat, koperasi, Komida dan para donatur meresmikan pembangunan 110 unit rumah layak huni yang sudah ditempati masyarakat nelayan di Kampung Tanjung Kait,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan tersebut telah dimulai sejak 2024 dan diperuntukkan bagi nelayan yang sebelumnya tidak memiliki tanah maupun hunian tetap. Melalui kolaborasi berbagai pihak, para nelayan kini memiliki rumah yang sehat, aman, dan nyaman untuk dihuni bersama keluarga.

Selain pembangunan rumah, Pemkab Tangerang juga melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti penyediaan air bersih, pembangunan jalan beton dan paving lingkungan, balai warga, serta Posyandu untuk pelayanan kesehatan.

“Ke depan, pemerintah daerah juga akan membangun penerangan jalan umum (PJU) serta merancang sarana pendidikan apabila jumlah penduduk terus bertambah,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Pemkab Tangerang turut memberikan dukungan melalui program pemberdayaan ekonomi berupa bantuan alat tangkap ikan, cool box, serta sarana penunjang lainnya guna meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

“Kami juga mendorong para istri nelayan untuk mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah agar dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” tandasnya.

Bupati Maesyal menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak kepada masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, koperasi, dan para donatur dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Kami turut senang melihat warga begitu gembira. Mereka kini punya rumah, punya tanah, dan punya aktivitas usaha. Inilah kebanggaan kita bersama,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program revitalisasi rumah nelayan ini merupakan kolaborasi multipihak yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, khususnya keluarga nelayan berpenghasilan rendah, melalui penyediaan hunian layak, akses kepemilikan lahan, serta pembangunan infrastruktur dasar yang menunjang lingkungan sehat dan aman.

“Sekitar 110 keluarga yang sebelumnya tinggal dalam kondisi tidak layak dengan keterbatasan akses air bersih, sanitasi, dan fasilitas dasar lainnya, kini telah menempati rumah yang lebih aman dan tertata. Kawasan ini juga dilengkapi jalan lingkungan, drainase, jaringan air bersih, fasilitas umum, dan ruang komunal,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, menyampaikan bahwa program tersebut lahir dari kebutuhan nyata masyarakat akan kepastian hunian yang sehat dan aman.

“Melihat keluarga-keluarga di Tanjung Kait kini memiliki rumah yang aman dan kepastian tempat tinggal adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami. Kami berharap revitalisasi ini menjadi fondasi yang kuat bagi masyarakat untuk terus berkembang menata masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Salah satu warga penerima manfaat, Sutrisno, nelayan Kampung Tanjung Kait, mengaku bersyukur dan terharu karena kini keluarganya memiliki rumah yang layak.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan semua pihak yang sudah membantu. Dulu kami tinggal di rumah yang sangat sederhana, sekarang alhamdulillah sudah punya rumah yang nyaman dan aman untuk keluarga,” ujarnya haru.

Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, baik dari sisi tempat tinggal maupun penghasilan.

“Kami juga senang karena ada bantuan alat tangkap dan fasilitas lainnya. Mudah-mudahan hasil melaut kami bisa lebih baik dan kehidupan keluarga kami semakin sejahtera,” pungkasnya. (sdr).

No More Posts Available.

No more pages to load.