“Nantinya metode pembayarannya wajib menggunakan non tunai dan tidak bisa dengan uang cash,” jelas Wakil usai mencoba untuk mengendarai Si Benteng dengan rute Terminal Cimone – Pasar Lama.
“Bisa charge handphone juga kalau habis baterai,” tambahnya.
Kepala Dinas Perhubungan Wahyudi Iskandar menambahkan untuk metode pembayaran angkutan, selama masa sosialisasi hingga tiga bulan ke depan masyarakat masih diperkenankan untuk membayar secara tunai.
“Nanti supir akan memberikan struk sebagai bukti bayar, tapi disarankan untuk menggunakan non tunai,” jelas Kadishub.
Baca Juga: Naik Si Benteng, Jauh Dekat Cuma Rp2000
Wahyudi menjelaskan Si Benteng memiliki kapasitas angkutan maksimal sebanyak 12 penumpang namun selama masa pandemi Covid-19 hanya boleh diisi 50% dari total kapasitas.
“Untuk naik dan turun penumpang sudah disediakan halte sebanyak 10 titik di tiap trayek,” tegas Wahyudi.





