Ia juga menambahkan bahwa sejak awal tahun 2025, minat masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan catin terus meningkat.
Bahkan, tercatat sudah lebih dari empat ribu calon pengantin yang menjalani skrining kesehatan ini sebagai langkah persiapan sebelum membangun rumah tangga.
“Sejak awal 2025, antusias meningkat bahkan sudah ada lebih dari empat ribu calon pengantin yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan ini,” lanjut dr. Dini.
Bacaan Lainnya:
Program ini juga didukung oleh Kantor Urusan Agama (KUA), sehingga skrining menjadi bagian dari proses administratif saat mendaftar nikah.
“Tidak berhenti sampai di sini, kami akan terus memberikan sosialisasi sekaligus mengajak calon pengantin untuk memanfaatkan layanan skrining kesehatan yang telah disediakan,” lanjutnya.
Lebih praktis lagi, lanjut Dini, calon pasangan cukup mendaftar melalui aplikasi Tangerang LIVE, lalu datang ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan.







