Selain itu, turnamen ini juga menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya perilaku hidup bersih serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Membangun kota tidak bisa dilakukan sendirian. Mari jaga lingkungan, rawat kebersihan, dan biasakan perilaku hidup bersih dari rumah tangga,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyinggung program sedekah sampah yang saat ini mulai digalakkan di berbagai wilayah Tangerang.
Bacaan Lainnya:
Ia juga menyampaikan, jika warga mau berkontribusi melalui langkah kecil seperti memilah dan menyedekahkan sampah, maka akan ada manfaat besar, baik secara lingkungan maupun ekonomi.
Lebih dari sekadar memancing ikan, kegiatan ini menjadi simbol persatuan—di mana masyarakat dari berbagai latar belakang bisa duduk bersama, berbagi tawa, dan saling mendukung satu sama lain.
“Dengan kebersamaan, Kota Tangerang diharapkan menjadi kota yang semakin maju, bersih, dan sejahtera,” tutup Sachrudin. (afa)





