“Itulah hebatnya Bapak Presiden. Dulu masyarakat didorong berkoperasi, tetapi belum memiliki wadah yang kuat,” tuturnya.
“Sekarang sudah ada wadahnya, sehingga perputaran ekonomi, baik dari hasil pertanian, perkebunan maupun sektor lainnya dapat berjalan di masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Provinsi Banten Hasbi Sidik menilai peringatan Hari Koperasi Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.
Bacaan Lainnya:
Menurut Hasbi, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan langkah strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dari tingkat pedesaan.
“KDMP merupakan gagasan yang sangat baik agar ekonomi bergerak di pedesaan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Ia berharap peran koperasi ke depan semakin berkembang dan mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, tidak terbatas pada penyediaan kebutuhan pokok.
“Ke depan, koperasi tidak hanya melayani perdagangan sembako, tetapi juga berbagai kebutuhan masyarakat lainnya,” pungkasnya. (afa)





