“Yakni akademisi, aktivis, aparat penegak hukum, lembaga layanan, organisasi masyarakat sipil, dan juga generasi muda,” sambungnya.
Wabup Intan juga menyampaikan bahwa kekerasan seksual merupakan persoalan kompleks yang menyentuh martabat kemanusiaan dan berdampak langsung pada masa depan generasi muda.
Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan harus menyeluruh — mulai dari pencegahan, penanganan korban, hingga penegakan hukum yang berpihak pada korban.
Bacaan Lainnya:
“Kekerasan seksual yang terus meningkat menjadi persoalan serius. Penanganannya tidak bisa berjalan parsial tapi memerlukan perhatian dan kerja bersama, multipihak.
Kondisi ini menuntut kita semua untuk tidak tinggal diam, melainkan berupaya menghadirkan solusi yang nyata, terpadu, dan berkeadilan,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menjadi ruang strategis untuk berdiskusi dan merumuskan langkah-langkah konkret yang dapat menjadi fondasi dalam merancang kebijakan lokal yang lebih responsif terhadap kasus-kasus kekerasan seksual di Kabupaten Tangerang.







