Tiga Pemain Muda Masuk Persaingan Tim Utama Persija

oleh -36 Dilihat
Persija Jakarta kembali memberi ruang bagi pemain muda hasil pembinaan untuk bersaing di tim utama. Muhammad Farhan Sopiulloh, Agi Firmansyah, dan Nathan Fariel Kusuma kini memasuki level senior dengan tantangan adaptasi, persaingan, dan tuntutan permainan yang lebih tinggi.

BANTENNOW.COM, JAKARTA — Persija Jakarta kembali membawa pemain muda hasil pembinaan ke persaingan tim utama pada BRI Super League 2026/27. Tiga nama yang kini berada di lingkungan skuad senior adalah Muhammad Farhan Sopiulloh, Agi Firmansyah, dan Nathan Fariel Kusuma.

Ketiganya menempuh jenjang pembinaan U16, U18, hingga U20 sebelum memasuki level senior. Kini, mereka menghadapi tuntutan berbeda, mulai dari intensitas latihan, kecepatan permainan, hingga pengambilan keputusan.

Adaptasi Jadi Tantangan Utama
Nathan Fariel Kusuma mengakui perbedaan tersebut membuat proses adaptasi menjadi tantangan utama saat mulai berlatih bersama tim senior.

“Tantangan terbesar adalah adaptasi. Sebab, ketika di U16, 18, sampai U20, intensitas latihannya sangat berbeda dengan tim utama,” ungkap Nathan.

Menurut Nathan, pemain muda juga dituntut meningkatkan kemampuan fisik, kesiapan mental, serta konsistensi dalam menjalani latihan.

“Di sini saya dituntut untuk lebih cepat dalam mengambil keputusan, lebih kuat secara fisik, mental harus lebih siap,” jelas Nathan.

“Yang paling penting harus juga bisa konsisten di setiap harinya,” lanjut Nathan.

Menghadapi tuntutan tersebut, Nathan memilih fokus menjalani proses latihan dan mengikuti instruksi pelatih sambil menjaga kesiapan ketika mendapat kesempatan bermain.

“Saya berusaha fokus menunjukkan sikap dan kerja keras di latihan, menjalankan apa yang diminta pelatih, dan selalu siap ketika diberikan kesempatan bermain,” tutur Nathan.

Persaingan di Lini Serang
Masuk ke tim utama juga berarti menghadapi persaingan untuk mendapatkan menit bermain. Persaingan tersebut semakin ketat karena lini serang Persija dihuni sejumlah pemain berpengalaman.

“Persaingan di lini serang Persija memang ketat dengan banyak pemain bagus di Persija,” kata Nathan.

Meski demikian, Nathan memilih menjadikan persaingan tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang.

“Tapi ya saya melihat itu sebagai motivasi saya untuk berkembang,” tandas Nathan.

Regenerasi Pemain Muda
Kesempatan yang didapat Farhan, Agi, dan Nathan melanjutkan tradisi Persija dalam memberikan ruang kepada pemain binaan untuk menembus tim senior.

Dalam lima musim terakhir, Persija telah memberikan debut kepada 23 pemain dari kelompok usia pembinaan.

Jumlah terbanyak terjadi pada Liga 1 2021/22 dengan 10 debutan, yakni Ilham Rio Fahmi, Braif Fatari, Alfriyanto Nico Saputro, Dony Tri Pamungkas, Rangga Widiansyah, Muhammad Ferarri, Radzky Syahwal Ginting, Salman Alfarid, Fajar Firdaus, dan Raka Cahyana.

Pada Liga 1 2022/23, empat pemain menyusul, yakni Ginanjar Wahyu Ramadhani, Frengky Deaner Missa, Sandi Arta Samosir, dan Cahya Supriadi.

Regenerasi berlanjut melalui debut Rayhan Hannan pada Liga 1 2023/24. Semusim kemudian, Aditya Warman, Alwi Fadillah, dan Muhammad Zahaby Gholy mendapat kesempatan tampil pada Liga 1 2024/25.

Pada Liga 1 2025/26, lima pemain muda kembali mencatatkan debut, yakni Arlyansyah Abdulmanan, Jehan Pahlevi, Figo Dennis, Dia Syayid, dan Hafizh Rizkianur.

Kini, Farhan, Agi, dan Nathan menjadi bagian dari generasi terbaru pemain binaan Persija yang masuk ke lingkungan tim utama.

No More Posts Available.

No more pages to load.