Ditambahkan pria yang juga Ketua Pengprov PSI (Squash) Banten itu, selain pembatasan jumlah peserta yang ada di dalam indoor, ketatnya pelaksanaan protokol kesehatan juga ditunjukkan dengan pelaksanaan rapid test. Pelaksanaan ini dilakukan baik terhadap seluruh peserta dan panitia tes fisik tahap II.
“Protokol kesehatannya lebih ketat dibandingkan tahap I, kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan PMI Kabupaten Tangerang untuk melakukan rapid test. Lokasi tes fisik juga steril dari pihak-pihak luar selain panitia dan peserta serta undangan. Kami juga melaksanakan pemeriksaan suhu tubuh, menyiapkan area cuci tangan dan masker. Pelaksanaan tes kita maksimalkan untuk tidak berkerumun,” ungkap Setyo.
Setyo menjelaskan peserta tes fisik tahap II adalah peraih medali perak dan perunggu pada Porprov V Banten lalu. Setelah melalui proses registrasi, hanya 200 yang berhak mengikuti tes fisik. Mereka berasal dari 32 cabang olahraga peraih 339 medali perak dan perunggu.






