Sementara itu, Nur Cholis Ketua Sanggar Wuni Kreasi menginginkan agar SWK menjadi wadah masyarakat terutama pemberdayaan anak dan remaja dengan beragam kegiatan kesenian dan kebudayaan.
Ia menilai, bahwa anak-anak dan remaja di kampung harus disibukan dengan kegiatan yang positif.
Bila tidak, akan terjerumus kedalam pergaulan yang tidak baik.
Baca Juga:
- Sulap Botol Bekas Jadi Celengan Lukis
- Datang dan Saksikan Festival 2019
- Pelajar Kunjungi Museum Melalui Dongeng
- Pegiat Seni Kota Cilegon Gelar Konser Amal Peduli Lebak
- Walikota Serang Resmikan Sanggar Seni ‘Aje Kendor’
“Remaja itu sedang mencari jati diri, perlu ada peran aktif komunitas untuk menyentuh mereka. Mereka kita sibukan dengan kegiatan-kegiatan positif di SWK” ungkapnya.
Sementara itu, Agus Sutan, Direktur PT KPSE Services Indonesia yang saat ini menjalin kerjasama dalam pembinaan generasi muda dengan Sanggar Wuni Kreasi menyampaikan kegembiraan dan kebanggaan atas hasil yang telah ditunjukkan.
“Penampilan tadi cukup menarik penonton, lantaran menyajikan musik yang berbeda” katanya.
Komitmen Krakatau Posco melalui CSR KPSE akan terus ditingkatkan dan semakin dioptimalkan, melalui kerjasama dengan lembaga-lembaga yang telah memiliki visi dan misi pembinaan generasi muda.






