Ia melanjutkan, bahwa pasangan suami istri dengan pembantunya itu, tidak punya gejala sakit sama sekali. Untuk itu dirinya berharap, agar masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang membuat resah.
“Kami dari Dinkes Cilegon hampir setiap saat berkoordinasi dengan semua pihak termasuk dokter perusahaan-perusahaan terkait soal Covid-19. Mudah-mudahan tidak ada warga kita yang terjangkit,” ungkapnya.
Sementara itu melalui Zaenal Muttakin selaku humas, pihak RSKM membantah adanya pasien yang terkena suspect Corona. “Menanggapi berita yang beredar saat ini terkait adanya suspect Corona (Covid-19) di RSKM pada tanggal 02 Maret 2020, kami nyatakan bahwa berita tersebut tidak benar,” tulis Zaenal melalui pesan berantai.
Manajemen RSKM menjelaskan, bahwa pada hari itu, sekitar jam 23.00 WIB, datang 3 (tiga) orang pasien ke IGD RSKM dengan keluhan batuk pilek selama 2 (dua) minggu, dimana salah satu dari pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri (Jepang).







