“Sekarang saya harus bolak-balik ke Rumah Sakit Siloam di Lippo Karawaci. Saya ke rumah sakit naik angkot. Lumayan capek sekali,” ungkap Sania. Nada suaranya terdengar lebih lirih.
Menurutnya, selama di rumah sakit, anaknya dibiayai BPJS. Namun ada biaya-biaya tertentu yang tidak di-cover BPJS, seperti pendaftaran dengan rata-rata biaya Rp 40, 70 dan 80 ribu.
“Bolak-balik ke rumah sakit membutuhkan biaya, sedangkan saya hanya menunggu warung milik orang lain jualan kopi dan juice. Kalau suami saya hanya tukang sapu,” ungkap Sania.
Ia bersama suami dan tiga anaknya tinggal di sebuah gubuk bersama dengan para petani urban yang menggarap lahan pertanian di lahan tidur di Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang.





