Sementara B, saksi yang pertama menemukan SK dalam keadaan tidak bernyawa mengatakan, sehari sebelum SK ditemukan tidak bernyawa, SK masih kerja seperti biasanya. Pada saat malam pun SK masih bernyanyi nyanyi bersama di ruang makan mess.
“Saya kaget, namun ketika pertama membangunkan SK pada pukul 10.00 pagi namun SK tidak bergeming dan tidur di lantai,” terang Kapolsek kembali, berdasarkan keterangan B.
“Jadi kembali kerja namun pada Pukul 14.00 saya kembali ke atas SK masih juga tertidur dengan posisi yang tidak berubah dengan terlihat telapak tangan putih pucat. Maka saya panggil J dan sama sama melihat SK dalam keadaan sudah tidak bernyawa,” sambungnya.
Kapolsek menambahkan, jenazah tetap akan di bawa Ke RSUD Drajat Prawiranegara untuk diotopsi. Selanjutnya akan memanggil pihak PT Jatim Steel untuk meminta keterangan lebih lanjut,
“Ya saya tidak mau ambil resiko. Jenazah tetap kita lakukan otopsi untuk secara medis untuk mengetahui penyebab kematiannya dan akan panggil pihak perusaanya,” tutup Kapolsek.






