Selain itu juga memberikan layanan kesehatan lapangan di lokasi pengungsian serta melakukan patroli ke perumahan yang kosong di tinggal warga mengungsi. Kegiatan polri ini, juga bekerjasama dengan TNI, Basarnas, Pemerintah dan warga masyarakat.
Edy Sumardi menyampaikan, adapun data sementara pagi ini, beberapa kerusakan terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di enam wilayah Kecamatan Kabupaten Lebak.
Antara lain, Kecamatan Curug bitung, Sajira, Cipanas, Lebakgedong, Maja dan Cimarga. Dari ke enam wilayah tersebut, Curug bitung dan Sajira mengalami kerusakan yang terparah.
Diwilayah Kecamatan Curug bitung sebanyak 336 unit rumah rusak berat, 17 rusak ringan dan masjid/mushola 3 unit. Kecamatan Sajira 209 unit rumah rusak berat, 459 rusak ringan, dan merusak empat jembatan serta 10 mushola.
Kecamatan Cipanas, 74 unit rumah rusak berat, 185 rusak ringan. Tujuh jembatan penyeberangan dan tiga mushola mengalami kerusakan.
Kecamatan Lebakgedong 16 unit rumah dan dua jembatan rusak berat. Kecamatan Maja 770 unit rumah dan satu jembatan rusak berat. Sementara Kecamatan Cimarga empat jembatan mengalami kerusakan cukup parah.
Dari bencana ini, dilaporkan juga kendaraan bermotor roda 2 sejumlah 55 dilaporkan mengalami kerusakan. Demikian juga sembilan unit kendaraan roda empat juga dilaporkan hal yang sama.
“Dari Hasil sementara itu, Kami Totalkan utk ke enam kecamatan tersebut, Data Rumah Rusak Berat sebanyak 635 Unit, Rumah Rusak Ringan 1.431, Jembatan Rusak 18 Unit, Mesjid dan Mushola 16 Unit, Sepeda Motor 55 Unit, Mobil 9 unit,” ungkapnya.
Adapun Lokasi Pengungsian, ada di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Lebak Gedong posko pengungsiannya di Gedung Serba Guna Desa Banjar Irigasi sebanyaj 100 KK, di kecamatan Sajira, posko nya ada 3 lokasi yaitu : Di Gedung PGRI 171 KK, posko Kp. Nangela desa calung bungur 75 KK, Poski di desa Bungur Mekar 50 KK.
Selanjutnya di Kecamatan Cipanas berada di kantor kecamatan cipanas, Untuk kecamatan Curug Bitung berada di desa mayak kecamatan curug butung dan terakhir posko di kecamatan Cimarga berada di Kp. Kadu Luhur Desa Tambaj sebanyak 31 kk.
“Alhamdulillah kondisi warga di pengungsian saat ini, sudah di tangani oleh pemerintah setempat, kesehatan juga terlayani. Makan untuk para pengungsi melalui Mobil Dapur Umum Sat Brimob Polda Banten, juga sudah di berikan, dan makanan lain juga disalurkan,” ucapnya.
Walau masih ada beberapa kebutuhan yang diinginkan warga yang belum terpenuhi, seperti selimut baju baju layak pakai, namun bantuan dari Pemerintah, Polda Banten, TNI dan sumbangan dari relawan sudah berdatangan dan secara tekhnis di kelola oleh tim logistik yang sudah berada di beberapa lokasi.
“Kita terus berupaya untuk melayani semua kebutihan warga yang mengungsi akibat musibah banjir ini. Kami mohon doa nya yah, agar kerjasama yang solid oleh Polri, Tni, Pemerintah, Basarnas, BPBD dan semua elemen dapat mengatasi semua ujian ini,” pungkasnya. (bud)





