Fokus kegiatan meliputi bidang pendidikan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi, sosial budaya, hingga tata kelola desa. Sejumlah program konkret yang akan dijalankan antara lain pengembangan website desa, digitalisasi sistem pembayaran bagi UMKM, serta layanan konsultasi hukum.
“Mahasiswa akan belajar dan mencoba mengaplikasikan teorinya secara langsung di masyarakat,” kata Gatot.
“Mahasiswa juga akan berusaha membantu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, baik di bidang pendidikan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi, sosial budaya, hingga tata kelola desa,” sambungnya.
Bacaan Lainnya:
Gatot berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang agar seluruh program dapat berjalan optimal.
“Kami memohon petunjuk dan arahan dari pihak pemerintah daerah agar mahasiswa kami dapat melaksanakan program-program ini dengan baik dan maksimal,” ujarnya.
Ia pun optimistis kegiatan tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (afa)







