“GAP juga pernah gowes ke objek wisata religus di Tanara. Di sana ada makam ulama besar bernama Syekh Nawawi Albantani. Kami juga promosikan objek wisata ini, karena beliau kebanggan warga Banten dan bahkan Indonesia,” imbuhny.
Menurut dia, GAP dibentuk pada 4 juni 2019 lalu. Sebelumnya, anggota GAP sering kumpul-kumpul di kampung. “Kami punya hobi yang sama, senang maen bola dan gowes. Anggota kami sudah 20 orang,” tuturnya.
Pada awalnya, GAP ngegowes dari kampung ke kampung. Namun kemudian berkembang ngegowes ke objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten.
“Kami gowes ingin seha mengunjungi objek wisata promosikan objek wisata juga,”papar di Sekretariat GAP, Kampung Pasir, Desa Psir RT 005/003, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten. (bud)





