Kasus Kematian Pedagang Cilok di Cikupa, Polisi Temukan Delapan Luka Diduga Sabetan Sajam

oleh -79 Dilihat
Polresta Tangerang mengungkap hasil identifikasi jasad pedagang cilok yang ditemukan tewas di sebuah kontrakan di Cikupa. Tim forensik menemukan delapan luka yang diduga akibat sabetan senjata tajam.

BANTENNOW.COM, TANGERANG,- Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Tangerang bersama Unit Reskrim Polsek Cikupa mendampingi proses pemeriksaan luar terhadap jasad P (sebelumnya disebut R), seorang pedagang cilok yang ditemukan meninggal dunia di sebuah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (2/6/2026).

Pemeriksaan yang dilakukan Tim Forensik RSUD Balaraja menemukan sedikitnya delapan luka pada tubuh korban. Luka-luka dengan ukuran bervariasi tersebut diduga merupakan akibat sabetan senjata tajam (sajam).

Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui berusia 33 tahun dan berasal dari Bangkalan, Jawa Timur.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, selain luka yang diduga akibat senjata tajam, tim forensik juga menemukan sejumlah memar pada tubuh korban.

“Selain luka yang diduga akibat sabetan sajam, pada tubuh korban juga ditemukan beberapa memar,” kata Indra Waspada, Kamis (4/6/2026).

Ia menambahkan, penyidik telah melakukan identifikasi terhadap korban dan memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut. Hingga kini, polisi masih terus mendalami keterangan para saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap kasus itu.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap,” ujarnya.(sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.