Meski kemudian Bang Dandhy dan Nanda dilepas, kesimpulan yang bisa kita dapat dari 2 penangkapan tentu satu: mencoba menebar teror.
Lalu, semua dikejutkan dengan meninggalnya Aktivis Walhi di Sumatera Utara, Golfried. Polisi memberi rilis jika kematian Golfried diakibatkan kecelakaan.
Janggalnya, kepala Golfried seperti dihantam benda tumpul lalu helm yang ia kenakan tidak apa-apa. Kalian bisa cek sendiri bagaimana sepak terjang Golfried sehingga kematiannya misterius.
Dua hari lalu, Ricky Arasendi, seorang aktivis yang menolak tambang emas di Aceh dikabarkan 11 hari tak ada kabar. Keluarganya bahkan sudah membuat laporan kehilangan ke Polres Aceh Tengah. Kejadian ini membuat saya ingat orasi Zen RS di Aksi Kamisan edisi 502.
“Untuk apa imunisasi gratis, jika setelah dewasa nyawa anak bisa diambil dengan percuma. Untuk apa pendidikan gratis, jika seorang anak itu nanti bisa menjadi cerdas, bisa diculik seenaknya,”






