“Kadang hati mah menjerit, melihat anak-anak mau buka dan saur harus makan apa, persedian beras dan lauk pauk tidak ada, biasanya ada sih bantuan dari CSR PT KDL melalui Kelurahan Samangraya,” tutur Reni.
“Akan tetapi sudah dua minggu ini bantuan beras dua liter perminggu itu sudah tidak menerima, kadang saya datang ke Kelurahan menanyakan hal itu tapi hingga kini belum juga ada,” sambungnya.
Ketua PWI Kota Cilegon Adi Adam, mengaku mendapatkan informasi ini dari Grup WhatsApp PWI, bahwasanya ada salah satu warga Cilegon yang butuh bantuan.
“Kita dapat informasi bahwa ada janda anak tiga yang kesulitan di tengah Pandemi, maka saya langsung datang untuk memberikan bantuan berupa uang tunai, dan mudah-mudahan bisa bantu meringankan bebannya,” katanya. (bud)





