Kerjasama ini salah satunya untuk memperkuat sinergi, agar kebutuhan mereka bisa terpetakan dengan baik,” ujar Andra Soni.
Melalui kerja sama ini, Pemprov Banten berharap bisa memperbaiki sistem distribusi BBM subsidi sehingga lebih merata dan terhindar dari penyalahgunaan.
Selain itu, Andra juga melihat peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang lebih terukur.
Ia menyoroti pentingnya pengawasan bersama dalam distribusi Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), sehingga proses distribusi dapat berjalan lancar dan aman di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten.
“Melalui kerjasama ini juga saya berharap optimalisasi pengawasan distribusi BBM subsidi di Provinsi Banten berjalan aman. Mari bersama-sama mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengungkapkan apresiasinya atas keseriusan Pemprov Banten.





