Gubernur Andra Soni Pastikan Sekolah Rakyat Pandeglang Berjalan Sesuai Target

oleh -42 Dilihat
Gubernur Banten Andra Soni Saat meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang pada Senin. (8/6/2026).

BANTENNOW.COM, PANDEGLANG,- Gubernur Banten Andra Soni memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, berjalan sesuai target dan siap beroperasi pada Juli 2026.

Saat meninjau lokasi pembangunan pada Senin (8/6/2026), Andra Soni mengatakan sekolah yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis tersebut ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

Berdasarkan laporan Kementerian PU, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Pandeglang telah mencapai 67,71 persen. Sejumlah bangunan utama bahkan telah memasuki tahap pemasangan atap, sehingga pekerjaan arsitektur dan penyelesaian interior dapat dipercepat.

“Progresnya sesuai dengan yang ditargetkan. Target operasional di Juli,” ujar Andra Soni.

Ia menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. Program tersebut merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin.

Menurut Andra Soni, pada tahun ajaran 2026/2027 Sekolah Rakyat Pandeglang akan menampung sekitar 500 siswa dari berbagai wilayah di Provinsi Banten, dengan prioritas bagi warga Kabupaten Pandeglang.

Fasilitas yang disiapkan cukup lengkap, meliputi ruang belajar, asrama, gedung serbaguna, dapur, kantin, rumah ibadah, serta berbagai sarana penunjang lainnya.

Sementara itu, Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis Kementerian PU, Nabil Muhammad, menyampaikan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak juga menunjukkan perkembangan positif dengan capaian 66,42 persen.

“Untuk Pandeglang sudah 67,71 persen, sementara Lebak sekitar 66,42 persen,” katanya.

Nabil menambahkan, percepatan pembangunan terus dilakukan melalui penambahan tenaga kerja, peralatan, dan material. Selain itu, sejumlah pekerjaan arsitektur dikerjakan secara paralel agar seluruh pembangunan, termasuk akses jalan kawasan, dapat diselesaikan pada akhir Juni 2026.

“Kami optimistis seluruh pekerjaan selesai sesuai target dan dapat difungsikan pada Juli 2026,” ujarnya.

Di sisi lain, proses verifikasi calon peserta didik masih berlangsung. Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Banten, Farhah Syibli, mengatakan verifikasi dilakukan secara door to door di seluruh kabupaten dan kota di Banten.

Proses seleksi memprioritaskan anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk dalam Desil 1 dan Desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sekolah Rakyat Pandeglang akan membuka masing-masing tiga rombongan belajar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas 30 siswa per rombongan belajar.

Farhah mengungkapkan, kuota siswa untuk jenjang SMA telah terpenuhi. Sementara itu, proses verifikasi untuk jenjang SD dan SMP masih terus berjalan karena masih terdapat sejumlah kuota yang belum terisi.

Dengan progres pembangunan yang terus meningkat dan proses seleksi peserta didik yang berlangsung, Sekolah Rakyat Pandeglang diharapkan mulai beroperasi pada Juli 2026 sebagai pusat pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Provinsi Banten.(way/sdr).

No More Posts Available.

No more pages to load.