“Mengingat lahan pertanian di Kota Tangerang sudah tidak ada, kita bisa menggunakan metode vertikal garden, yaitu kebun dengan posisi tegak lurus, dengan tanaman sayur yang bisa menjalar ke atas,” tambahnya.
Lanjut Dr. Nurdin, Urban Farming menjadi solusi utama untuk mengatasi keterbatasan lahan di wilayah perkotaan, kata Dr. Nurdin. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah atau tembok, masyarakat dapat menanam sayuran dan memelihara ikan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah atau tembok untuk menanam sayuran dan memelihara ikan guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.
Alumnus Ilmu Administrasi ini, juga mendorong KWT dan Pokdakan di Kota Tangerang untuk terus mengembangkan Urban Farming dan terus meningkatkan jumlah KWT di Kota Tangerang yang hingga saat ini telah ada sebanyak 119 KWT. Pemkot akan terus memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan bantuan sarana prasarana.






