Bantuan tersebut meliputi berbagai kebutuhan usaha seperti gerobak, bahan baku, permodalan dan lain-lain. “Alhamduillah, kawan-kawan usia muda ternyata bergairah usaha di bidang UMKM ini,” paparnya.
Dalam mencetak 100 pengusaha muda itu lanjut Abex, KNPI tidak sendirian. Namun menggandeng sejumlah mitra di Kabupaten Tangerang. “Oktober depan kita akan bekerjasama dengan Torabika membuka gerai kopi,” tuturnya.
Untuk mensukseskan program tersebut dijelaskan dia, KNPI akan memperkuat dengan menggelar pelatihan-pelatihan barista atau orang-orang ahli dibidang pengolahan minuman kopi.
Menurutnya, mencetak 100 pengusaha muda memang tidak mudah. Terbukti, dari 100 pengusaha itu, yang masih berjalan hingga saat ini dalam menjalankan usahanya mencapai 80 persen.
“Mereka membutuhkan pendidikan dan pendampingan. Ibaratnya yang sakit diobati dan yang sehat dikembangkan. KNPI akan terus memfasilitasi mereka, sehingga mereka menjadi pengusaha-pengusaha yang kuat dan tangguh,” katanya. (bud)





