Bupati Tangerang Dukung Bupati Tangerang Sejak Dini Lewat Buku Panduan Nasional

oleh -38 Dilihat
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi yang digelar di Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Senin (11/5/2026).

BANTENNOW.COM, JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi yang digelar di Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Senin (11/5/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mendukung penuh dan siap menyukseskan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI yang menjadikan pendidikan sebagai instrumen pembentukan karakter dan kepribadian generasi penerus bangsa sejak dini.

“Kami mendukung penuh dan siap menyukseskan program Kemendikdasmen yang menjadikan pendidikan sebagai bagian untuk menguatkan pembentukan karakter dan kepribadian bangsa di jenjang sekolah dasar dan menengah,” ujar Maesyal Rasyid.

Menurut dia, nilai-nilai kejujuran, budi pekerti, dan adab harus ditanamkan sejak dini, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di keluarga dan masyarakat.

“Budaya jujur, bersih, dan beradab harus dimulai sejak dini. Anak didik kita tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari kurikulum sekolah, tetapi juga pengalaman dari lingkungan keluarga dan masyarakat,” tandasnya.

Ia berharap Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi tersebut dapat membantu para tenaga pendidik di jenjang pendidikan dasar dan menengah dalam memberikan arah serta metode pembelajaran yang lebih jelas terkait penanaman nilai-nilai kejujuran, budaya bersih, dan antikorupsi kepada peserta didik.

“Dengan buku ini diharapkan para guru mendapatkan gambaran dan arah yang lebih jelas untuk mengajarkan nilai-nilai kejujuran, budaya bersih, dan antikorupsi yang bermuara pada pembentukan serta penguatan karakter bangsa,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti mengatakan pihaknya terus berupaya menjadikan sekolah sebagai role model pembentukan karakter dan kepribadian bangsa yang kuat serta tangguh di semua jenjang pendidikan.

“Dengan peluncuran buku panduan pendidikan antikorupsi ini, kami berkomitmen bahwa sekolah dapat menjadi model bagaimana budaya jujur, budaya bersih, dan budaya antikorupsi tidak hanya sebatas pengetahuan, tetapi menjadi budaya dan peradaban utama,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, panduan pendidikan antikorupsi tersebut bukan sekadar buku, melainkan peta jalan strategis dalam membangun generasi bangsa yang berintegritas. Buku tersebut dirancang secara sistematis dan berjenjang sebagai acuan nasional bagi satuan pendidikan serta pemangku kepentingan dalam menanamkan nilai antikorupsi sejak usia dini hingga menengah.

“Panduan pendidikan antikorupsi ini menyajikan peta kompetensi yang jelas serta langkah-langkah implementatif, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menumbuhkan pendidikan antikorupsi yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Ketua KPK, Komjen Pol. (Purn.) Setyo Budiyanto yang turut hadir dalam acara tersebut berharap buku panduan pendidikan antikorupsi itu dapat semakin memperkuat penanaman budaya bersih dan antikorupsi sejak dini kepada para peserta didik.

“Saya berharap hari ini, esok, dan masa depan, antikorupsi tidak dimulai dari ruang persidangan, tetapi dari ruang kelas. Anak cucu kita sejak dini sudah bisa memahami budaya hidup jujur dan bersih serta bagaimana proses pencegahannya,” harapnya. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.