“Petugas chek point tidak perlu 24 jam, tepi setiap jam harus optimal, antara 5 sampai 8 jam,” Kata Zaki.
Lebih jauh Bupati menerangkan, BPBD juga BPBD sudah mendesain chek point mobile untuk pengecekan random masyarakat, sekaligus akan dipersiapkan juga rapid test di lokasi.
“Masyarakat yang tidak memakai masker saat operasi dibawa ke tempat rapid test di lokasi chek point. Mereka wajib menunggu 1 jam sampai hasil rapid test-nya keluar. Mudah-mudahan bisa memberikan efek Jera kepada masyarakat,” katanya.
Hasil rapat tersebut akan diserahkan kepada Gubernur Banten, seperti apa PSBB selanjutnya. Dalam kesempatan tersebut Bupati juga memberikan semangat kepada peserta rapat dan aparatur agar memberikan edukasi kepada warga pola hidup baru berdampingan dengan virus corona dengan pola hidup bersih. (bud)





