“Kasus menarik diantara mereka ada yang sembuh hanya butuh waktu perawatan 5 hari. Selama kita di anabatik dari bulan April, tidak pernah mendapatkan pasien yang sebelumnya positif lalu dalam waktu lima hari mereka langsung mendapatkan Swap negatif sebanyak 2 kali,” terangnya.
Ia mekanjutkan, berarti di anabatic membuktikan bahwa, immunitas atau kekebalan tubuh sangat ditentukan oleh tingkat stress dan faktor umur. Dan ada atau tidaknya penyakit penyertaan dan imunitas adalah faktor utama dalam menghadapi virus covid 19.
“Karena hingga hari ini belum ada obat atau vaksin yang bisa membunuh covid 19. Hanya sistem kekebalan tubuh yang mampu melawan virus tersebut. Karena itu saya berpesan mari kita sama-sama mengingatkan immunities tubuh,” tegas dr. Panji.
Penanggungjaawab pelayanan medis rumah singgah Kabupaten Tangerang dr. Muchlis mengaku gembira ada dua pasien sembuh dalam waktu lima hari.





