Bupati Tangerang Tinjau Pembangunan Jalan di Pakuhaji dan Sukadiri

oleh -423 Dilihat
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Pakuhaji dan Sukadiri, Rabu (1/4/2026).

BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG, – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Pakuhaji dan Sukadiri, Rabu (1/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Iwan Firmansyah, Kepala Dinas Perhubungan Jaenudin, serta jajaran terkait. Ia menyampaikan bahwa pembangunan jalan telah mulai dilaksanakan sebagai respons atas kebutuhan masyarakat.

“Hari ini, alhamdulillah, Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang telah memulai pembangunan dan perbaikan jalan dari pertigaan Tanah Merah hingga Kramat,” ujar Maesyal.

Ia menjelaskan, pengerjaan dilakukan secara bertahap per segmen guna meminimalkan dampak kemacetan. Dari total penanganan sekitar 2,89 kilometer, saat ini difokuskan pada pembangunan sepanjang kurang lebih 720 meter, yang akan dilanjutkan hingga Gandu Kramat.

“Metode ini dilakukan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang. Pembangunan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan hingga seluruh ruas terselesaikan,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan dengan metode betonisasi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sepatan dan Pakuhaji. Ia juga mengapresiasi peran jajaran perangkat daerah dan pemerintah wilayah yang telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk bersabar. Pembangunan ini sudah lama dinantikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus transportasi dan meningkatkan kenyamanan masyarakat. Terkait potensi kemacetan selama proses pengerjaan, pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf serta meminta dukungan dari berbagai pihak dalam pengaturan lalu lintas.

“Kami mohon maaf apabila terjadi kemacetan. Kami juga meminta dukungan Forkopimcam, termasuk kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan agar lalu lintas tetap kondusif,” ungkapnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen melanjutkan pembangunan secara bertahap. Tahun 2026 menjadi tahap awal, sementara sisanya akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.

“Insyaallah perbaikan jalan ini akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. Targetnya, seluruh jalan di Kabupaten Tangerang berada dalam kondisi lebih baik,” tandasnya.

Selain di Pakuhaji, pembangunan jalan juga dilakukan di wilayah Sukadiri. Dari total kerusakan sekitar 2,7 kilometer, pada tahun 2026 ditangani sepanjang 1,157 kilometer, dengan tahap awal pembangunan sepanjang 687 meter.

Bupati menjelaskan, sisa ruas jalan yang belum tertangani akan dilakukan pemeliharaan sementara dan dilanjutkan dengan betonisasi pada tahun 2027.

“Karena keterbatasan anggaran dan banyaknya titik jalan rusak di wilayah lain, penanganan dilakukan secara bertahap. Namun kami pastikan akan diselesaikan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah menambahkan bahwa pembangunan jalan di Pakuhaji dan Sukadiri merupakan program prioritas daerah yang telah masuk dalam skema lelang dini, sehingga dapat segera dikerjakan pada awal tahun 2026.

“Kedua ruas jalan ini menjadi prioritas dan sudah masuk lelang dini, sehingga bisa lebih cepat dikerjakan. Ruas jalan lainnya di Kabupaten Tangerang juga tetap dalam proses penanganan bertahap,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, rekonstruksi jalan merupakan bagian dari program strategis daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur. Total penanganan ruas Gardu Tanah Merah mencapai 2,916 kilometer yang dibagi dalam beberapa segmen.

Untuk lanjutan rekonstruksi Jalan Cituis Sukadiri–Jati Gintung tahun 2026, pekerjaan meliputi rigid beton sepanjang 687 meter dengan lebar 7 meter dan ketebalan 25 cm.

“Melalui pembangunan ini, diharapkan kualitas infrastruktur jalan semakin baik, sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi jalan yang masih dalam proses pengerjaan.

“Kami mohon dukungan dan doa agar pembangunan berjalan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi jalan yang masih dalam proses pengerjaan karena dapat merusak hasil pembangunan,” pungkasnya. (sdr).

No More Posts Available.

No more pages to load.