BPBD Kota Tangerang dan RS EMC Gelar Simulasi Tanggap Darurat, Uji Evakuasi Korban Kebakaran

oleh -239 Dilihat
BPBD Kota Tangerang berkolaborasi dengan RS EMC Kota Tangerang menggelar latihan simulasi tanggap darurat kebencanaan dan gempa bumi.(poto: Website Pemkot Tangerang).

BANTENNOW.COM, TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang berkolaborasi dengan RS EMC Kota Tangerang menggelar latihan simulasi tanggap darurat kebencanaan dan gempa bumi. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, mempercepat waktu tanggap, serta menekan risiko bencana di fasilitas pelayanan kesehatan.

Dalam simulasi tersebut, sejumlah skenario penanganan keadaan darurat diperagakan, mulai dari penanganan kebakaran, evakuasi korban yang terjebak di gedung tinggi, hingga proses evakuasi pasien dan pekerja rumah sakit menuju titik kumpul yang aman.

Komandan Regu 3 Mako BPBD Damkar Kota Tangerang, Dhani Indrawan, mengatakan simulasi di lingkungan rumah sakit menjadi salah satu prioritas karena fasilitas kesehatan memiliki tingkat risiko keselamatan yang tinggi ketika terjadi keadaan darurat.

“Kami fokus memberikan dukungan penuh untuk simulasi ini karena bahaya jika terjadi kebakaran atau bencana di rumah sakit itu sangat tinggi. Dalam latihan kali ini, kami mempraktikkan evakuasi korban terjebak menggunakan unit skylift serta mendirikan tenda darurat berkolaborasi dengan jajaran rumah sakit dan masyarakat sekitar,” ujar Dhani.

Ia menambahkan, kegiatan simulasi yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dan berbagai pihak terkait prosedur keselamatan dasar ketika menghadapi kebakaran maupun bencana alam.

“Melalui kegiatan rutin ini, BPBD Kota Tangerang berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk instansi swasta dan BUMN, semakin paham dan tanggap mengenai prosedur keselamatan dasar saat terjadi kebakaran maupun bencana alam,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Pemeliharaan Fasilitas RS EMC Tangerang, Tantra Yunang Darmawan, menjelaskan bahwa latihan tanggap darurat merupakan agenda wajib tahunan yang bertujuan memastikan seluruh personel memahami tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi keadaan darurat.

“Setiap tahun kami wajib melakukan kegiatan ini agar seluruh tim terbiasa dan tahu tindakan apa saja yang harus diambil saat darurat, mulai dari gempa bumi, kebakaran, hingga evakuasi ke titik kumpul. Tahun ini merupakan kolaborasi pertama kami langsung dengan BPBD Kota Tangerang untuk menguji koordinasi dan konsolidasi dengan pihak eksternal,” jelasnya.

Menurutnya, simulasi tersebut juga menjadi sarana untuk mengukur ketepatan skenario serta efektivitas waktu evakuasi dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan seluruh peserta.

“Harapan kami, simulasi berjalan lancar, cepat, tepat sesuai perhitungan waktu yang direncanakan, tidak ada yang cedera dan seluruh peserta dapat mengikutinya dengan antusias,” pungkasnya. (afa)

No More Posts Available.

No more pages to load.