SERANG, (BN) – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Eki Baehaki, mengikuti kegiatan pemaparan visi dan misi bakal calon Bupati (Bacabup) Serang periode 2020-2025 yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Banten, Jum’at (28/2/20) di salah satu hotel di Kota Serang.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD Partai Demokrat, Iti Octavia Jayabaya hadir langsung untuk membuka agenda tersebut.
“Saya berharap, semua kader Demokrat bisa melihat mana arah kebijakan yang diberikan oleh Partai. Di sini, Demokrat mencari, siapa yang layak dan pantas untuk memimpin Kabupaten Serang tahun 2020-2025,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Iti berharap kepada kader Demokrat yang hadir, agar dapat menilai dan melihat bagaimana arah kebijakan Bacalon untuk lima tahun ke depan.
“Kita berharap silaturahim ini, karena yang terpenting adalah silaturahim. Tentunya dari sini, kami DPW akan membawa hasil dari visi-misi hari ini ke DPP,” terangnya.
“Tidak lupa, kami memberikan kesempatan untuk Eki Baehaki sebagai kader Demokrat, yang masih memiliki jiwa muda. Semoga dengan pemaparan ini, bisa membuka wawasan kita, untuk membangun sinergitas pembangunan, dan bisa menjadi jawaban masyarakat untuk pemimpin yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon yang bertindak sebagai salah satu panelis penguji mengaku baru pertama kali bertemu secara langsung dengan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.
“Saya baru kali ini melihat langsung ibu, Sebelumnya saya hanya melihat ibu itu di televisi, atau berita media massa, saya baru tahu ternyata ibu suka senyum,” kata Jansen dalam sesi dialog.
Jansen mengaku, sering melihat Tatu di televisi dalam pemberitaan yang berkaitan dengan kasus korupsi Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.
“Secara visual di tv bu yah, mungkin ibu kemarin itu sering masuk tv. Mohon maaf, di kasus apa yah, adiknya ibu yah, pak Wawan, jadi mungkin tegang, jadi presepsi publik di luar Serang Ibu Tatu itu orangnya tegas, serem ini, ini dibayangan saya tadi,” sindirnya.
Jansen juga menyoroti soal Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang dirilis Bawaslu RI belum lama ini.
Dimana, dalam rilis tersebut dikatakan, bahwasanya Pilkada Kabupaten Serang paling rawan se-Pulau Jawa dan urutan ke 13 se-Indonesia.
“Saya agak kaget karena yang paling rawan ini Pilkada Kabupaten Serang. Jadi apapun di luar incumbent, Pilkada ini tanggung jawab ibu juga, karena bupati saat ini di Kabupaten Serang adalah ibu,” ungkapnya.
Diketahui, dari delapan Bacalon yang mengembalikan berkas penjaringan kepada DPC Partai Demokrat Kabupaten Serang, hanya tiga orang yang lolos, yakni Ratu Tatu Chasanah, Eki Baehaki, dan Wahyu Megahita.





